PROSES PADA SAAT BERBEKAM BAGIAN 1
Bekam / Hijamah merupakan Pengobatan sunnah, ketika kita Berbekam maka Kita Sedang mengamalkan sunnah dalam bidang kesehatan.
Proses yang terjadi ketika kita berbekam (proses pengkopan)
Pengkopan yaitu teknik penghisapan kulit dan jaringan otot dibawahnya dengan pompa hisap atau alat lainnya yang memiliki fungsi sama.
Pada saat pengkopan ini, kulit dan jaringan otot dibuat hampa udara (hipoksia), keadaan itu menyebabkan aktifnya Impuls biolistrik pada titik-titik bekam (motor point) agar saraf-saraf pada permukaan kulit menghantarkan rangsangan ke comu posterior medullaspinalis melalui saraf A delta dan C serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus.
Thalamus kemudian akan meneruskan rangsangannya ke organ ginjal sehingga ginjal mengeluarkan hormoneeritropoetin (EPO) dan organ ginjal meneruskan rangsangannya ke sumsum tulang belakang untuk segera memproduksi sel-sel yang baru.
Pada proses ini juga terjadi pelebaran pembuluh darah kapiler dan pori-pori kulit, yang dari pelebaran tersebut diharapkan seluruh endapan-endapan darah, sisa metabolism (kolesterol, asam urat, ureum, kreatinin, vitamin-vitamin yang tak berguna) dan toksin (karbon, zat pewarna, zat pengawet, polusi, nikotin, dan oksidan-oksidan lain) dapat keluar dan terangkat dengan mudah.
Kemudian lepasnya histamine (Ig E) juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan penyempitan bronkus. seseorang ketika di bekam terkadang merasakan gatal dipermukaan kulit yang dikop, ini adalah salah satu efek dari lepasnya histamine, orang yang mengalami alergi cenderung akan dikop dengan waktu yang relatif lebih singkat.
Demikian juga dengan kinerja jantung yang meningkat, sehingga pasien yang mempunyai penyakit jantung akan dikop dititik bekam sesuai dengan penyakitn
Proses lain yang terjadi ketika pengkopan adalah peningkatan suhu disekitar kulit, terjadi anatesi lokal pada bendungan, peningkatan permeabilitas dinding pembuluh darah kapiler (segala angin dan toksin keluar), peningkatan imun (leukosit meningkat), gen dalam tubuh manusia berjumlah trrilyunan gen akan tetapi dalam keadaan normal gen yang aktif atau terbangun hanya 10%, nah ketika dibekam gen akan dibangunkan dalam jumlah yang lebih banyak. kemudian hormon-hormon juga meningkat.
Salah satunya adalah endorfin, yang akan keluar setelah 24 jam pembekaman selesai demikian berdasarkan penilitian terbaru tentang bekam. endorfin merupakan hormon yang bisa menjadikan tubuh kita tenang /rileks, nyaman layaknya menkonsumsi obat bius. namun pada bekam kita tidak perlu menkonsumsi bius karena akan ada dengan sendirina dari dalam tubuh (enkepalin), pengkopan juga menjadikan bagian yang dijadikan hampa udara tersebut teranastesi secara alami sehingga ketika dibekam tidak merasakan sakit yang berarti.
BEKAM CENTER KEMILING
HP/WA 082311685474

No comments:
Write comments